Lompat ke konten
Beranda ยป Blog ยป Cara Praktis Riset Pasar Pariwisata untuk Kenali Karakter Turis

Cara Praktis Riset Pasar Pariwisata untuk Kenali Karakter Turis

  • oleh
Tim peneliti bisnis pariwisata sedang menganalisis data preferensi turis di workspace modern.

JDI — Menjalankan bisnis pariwisata tanpa data riset seperti berlayar di tengah lautan tanpa kompas. Akibatnya, Anda sering kali menghabiskan anggaran pemasaran untuk promosi yang salah sasaran. Oleh karena itu, Anda memerlukan cara riset pasar pariwisata yang praktis agar dapat mengenali karakter turis secara presisi. Oleh sebab itu, Mari kita bahas langkah-langkah konkret yang bisa langsung Anda terapkan hari ini.

Mengapa Pelaku Usaha Pariwisata Wajib Memahami Karakter Turis

Wisatawan zaman sekarang memiliki preferensi yang jauh berbeda dibandingkan beberapa tahun lalu. Misalnya, turis milenial dan Gen Z cenderung menyukai pengalaman lokal yang autentik daripada wisata rombongan yang kaku. Jadi, ketika Anda memahami profil mereka secara mendalam, Anda dapat merancang layanan yang benar-benar memuaskan kebutuhan mereka.

Selain itu, riset pasar membantu Anda menghemat biaya promosi secara signifikan. Karena Anda merancang pesan iklan sesuai dengan bahasa dan kebiasaan audiens sasaran, angka konversi penjualan paket wisata Anda tentu akan meningkat. Bahkan, pemahaman karakter turis yang baik memungkinkan Anda menetapkan harga produk yang lebih kompetitif di pasar.

4 Langkah Praktis Mengumpulkan Data Preferensi Wisatawan

Melakukan riset pasar pariwisata tidak selalu membutuhkan biaya besar atau tim analis yang rumit. Faktanya, Anda bisa memulai proses riset menggunakan metode sederhana namun berakurasi tinggi berikut ini.

1. Optimalkan Data Digital dari Social Listening dan Google Analytics

Langkah pertama yang sangat mudah adalah mengamati jejak digital calon pengunjung Anda. Oleh karena itu, periksalah ulasan di Google Maps, TripAdvisor, serta komentar di Instagram atau TikTok milik pesaing Anda. Katakanlah Anda menemukan banyak keluhan soal minimnya opsi makanan vegetaris di area destinasi Anda, maka informasi tersebut menjadi peluang bisnis baru bagi Anda. Selanjutnya, gunakan Google Analytics untuk melihat asal kota atau negara pengakses situs web Anda.

2. Sebar Kuisioner Singkat Saat Touchpoint Pelayanan

Selanjutnya, buatlah survei singkat yang berisi maksimal 3 hingga 5 pertanyaan sensitif-waktu. Kendati demikian, jangan membebani turis dengan pertanyaan panjang saat mereka sedang berlibur. Sebagai contoh, berikan kode QR menuju formulir singkat saat mereka menunggu proses check-out hotel atau selesai menikmati hidangan di restoran. Sebab, respons cepat pada momen ini menghasilkan data yang sangat jujur dan aktual.

3. Amati Tren Melalui Desk Research dan Laporan Resmi Dinas Pariwisata

Di samping itu, manfaatkan laporan berkala yang dirilis oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Dinas Pariwisata daerah setempat. Biasanya, laporan tersebut menyajikan statistik rata-rata lama tinggal (length of stay), pengeluaran harian wisatawan, serta asal negara turis mancanegara terbanyak. Akibatnya, Anda memiliki acuan data makro yang kuat untuk menyusun proyeksi bisnis tahunan.

4. Lakukan Wawancara Mendalam dengan Pemandu Wisata Lokal

Pemandu wisata atau tour guide adalah pahlawan lini depan yang paling memahami keluhan dan keinginan turis secara langsung. Karena itu, adakan sesi diskusi santai bersama para pemandu wisata secara berkala. Tanyakan kepada mereka tentang spot mana yang paling disukai wisatawan, durasi kunjungan favorit, hingga cenderamata yang paling sering dicari.

Simulasi Penerapan Data Riset pada Paket Wisata

Guna memperjelas pemahaman Anda, mari kita cermati tabel contoh pengelompokan karakter turis berdasarkan hasil riset lapangan berikut ini:

Segmen Turis Motivasi Utama Saluran Pemasaran Efektif Rekomendasi Layanan
Solo Traveler Gen Z Mencari konten estetis & pengalaman autentik TikTok, Instagram, & Influencer Review Paket tur kuliner lokal hemat & spot foto tersembunyi
Family Tourist Kenikmatan, keamanan, & fasilitas anak lengkap Google Search Ads & Rekomendasi Komunitas Paket wisata edukasi, bus ramah keluarga, & akomodasi privat
Corporate/MICE Kelancaran acara & kenyamanan fasilitas bisnis LinkedIn, Email Marketing, & Proposal B2B Paket ruang rapat terpadu & kegiatan teambuilding outdoor

Seandainya Anda mengelola destinasi wisata keluarga, maka Anda tidak perlu menghabiskan fokus pemasaran di TikTok dengan konten ala Gen Z. Sebaliknya, alokasikan anggaran Anda pada Google Ads dan kemitraan agen perjalanan. Dengan demikian, keputusan bisnis Anda menjadi jauh lebih rasional dan terukur.


Pertanyaan Populer Seputar Riset Pasar Pariwisata (FAQ)

1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk melakukan riset pasar pariwisata awal?

Riset pasar pariwisata awal dapat diselesaikan dalam waktu 2 hingga 4 minggu menggunakan kombinasi desk research digital dan pengumpulan ulasan pelanggan. Namun, pemantauan tren idealnya dilakukan secara berkala setiap 3 atau 6 bulan.

2. Apakah bisnis pariwisata skala kecil atau UMKM perlu melakukan riset pasar?

Sangat perlu. Justru UMKM pariwisata membutuhkan riset pasar agar modal promosi yang terbatas dapat disalurkan ke segmen pelanggan yang paling potensial dan menghasilkan penjualan tinggi.

3. Alat digital gratis apa saja yang bisa digunakan untuk riset pasar pariwisata?

Anda dapat memanfaatkan Google Trends, Google Analytics, fitur wawasan media sosial (Instagram Insights), ulasan Google Maps, serta laporan statistik publik dari BPS dan Kemenparekraf.


Melakukan riset pasar memang langkah awal yang vital, tetapi mengeksekusi hasil riset menjadi layanan yang profesional membutuhkan kompetensi SDM yang teruji dan tersertifikasi resmi.

Sempurnakan keterampilannya serta buktikan keahlian Anda dan tim di industri pariwisata bersama Jana Dharma Indonesia. Kami menyediakan program sertifikasi profesi pariwisata terakreditasi untuk memastikan standar pelayanan usaha Anda memenuhi ekspektasi pasar global.

Hubungi tim konsultan kami sekarang untuk mendapatkan informasi jadwal dan program sertifikasi yang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda:

  • ๐Ÿ“ž WhatsApp Admin: 0813 805 8460

  • โœ‰๏ธ Email: lspp.janadharmaindonesia@gmail.com

  • ๐ŸŒ Website: lsppariwisata.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *